Simalungun,Sinarglobalnews.com

Beberapa penyedia panti pijat Relax Spa di kompleks Griya Siantar tepatnya di Jalan Asahan,Kecamatan Siantar,Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara,diduga menjalankan peraktek prostitusi terselubung berkedok pijat sehat/Spa.

Informasi bermula berdasarkan keterangan warga sekitar yang resah akan salah satu penyakit masyarakat tersebut”Memang manajemen SPA ada juga menyiapkan pijat sehat khusus keluarga,namun bukan rahasia lagi sih itu,sudah banyak yang tau bang, cerita orang orang banyak lelaki hidung belang dari berbagai daerah masuk kesana untuk memuaskan hasratnya, modusnya mereka pijat dan lulur,namun didalam gitulah bang ujung ujungnya wik wik juga”, ungkap salah satu warga tak jauh dari lokasi SPA belum lama ini.

“Sebenarnya kami khawatir juga akan keberadaan SPA itu, soalnya bisa berpengaruh pada anak anak muda sekitar, bahkan bisa jadi anak gadis kami terjerumus kedalamnya,kan pekerja disitu masih muda muda,ya klu untuk pijat keluarga saja sih gak masalah,namun yang mengkhawatirkan adalah bila ada kegiatan prostitusinya,bahkan bisa aja suami suami kami sembunyi sembunyi masuk kedalam SPA “ungkap salah satu warga yang berprofesi sebagai penjual makanan.

Guna membuktikan hal tersebut,awak media melakukan investigasi dengan berpura-pura sebagai konsumen atau pelanggan, pantauan di lokasi ada sekitar 4 SPA disekitar kompleks Griya Siantar ini diantaranya Albrus SPA,Relax SPA Message dan King SPA Massage Dan Queen SPA.

Di setiap SPA yang dikunjungi awak media langsung disambut salah satu wanita yang mengaku sebagai kasir, mereka menjelaskan beberapa paket yang di siapkan Spa tersebut.Misalnya di salah satu SPA dengan harga 300 ribu konsumen mendapatkan 2 terapis.

Yang lebih serunya,relax SPA menawarkan paket Helo kitty dengan harga 400ribu, dalam paket Hello Kitty ini selain pijat konsumen mendapatkan servis lebih yaitu wik wik alias ST/sort time alias ML (hubungan intim=Red).

Dikarenakan awak media sudah merasa cukup mendapatkan bahan keterangan lalu awak media pun meninggalkan Spa relax tersebut sembari berfikir sungguh miris dan menjamur nya prostitusi terselubung dengan berkedok panti pijat tersebut.

Terpisah Kapolsek Bangun AKP L.S Gultom ketika dikonfirmasi pada Jumat (02/1/2022) sekira pukul 14:15 WIB atas keresahan penyakit masyarakat ini belum menjawab pesan Whatshap yang dilayangkan.

Belum mendapatkan jawaban Kapolsek Selanjutnya Sinarglobalnews.com langsung konfirmasi Kapolres Simalungun sekira pukul, sekitar pukul 2030 WIB melalui pesan Whatshap AKBP Ronal Sipayung mengatakan Berterima kasih atas informasinya yang disampaikan,”Thanks Infonya pak akan kita cek”jawab Kapolres.

Ketika ditanyakan apakah selama ini SPA tersebut memang diluar kontrol Polsek Bangun apalagi Kapolsek enggan menjawab konfirmasi awak media,namun Kapolres tidak menjawab lagi.

Namun setelah itu sekira pukul 22:24 WIB Kapolsek menjawab konfirmasi melalui pesan Whatshap ”

Ok Lae..Trims Info nya akan kami tindak lanjuti dan kerjasama dengan Sat Pol PP serta Perihal Perijinannya.Alamatnya kalau nggak salah persis disamping Korem ya Laekku. Nanti kami akan kerjasama juga dengan Unsur terkait yg membidangi Hal Perizinan Usaha tersebut, terima kasih infonya”.pesan Kapolsek.

Amatan sinarglobalnews.com bahwa saat ini Kapolres Simalungun AKBP Ronal Sipayung sangat gencar membasmi Penyakit Masyarakat (Pekat) seperti Perjudian dan Narkoba,hendaknya Kapolres juga berjiwa merah putih dalam membasmi Prostitusi diwilayah hukumnya.(SGN/Tim)